Sejak 18 Agustus 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan telah memicu kabut asap yang menyebar luas hingga ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Asap Karhutla Mengancam Anak-Anak
Paparan asap dapat mengancam kesehatan dan menyebabkan gangguan pernapasan. Sekolah dapat ditutup, aktivitas di luar ruangan dibatasi, dan anak-anak kehilangan kesempatan untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan teman-temannya dengan aman.
Di tengah situasi ini, anak-anak dan kelompok rentan lainnya, termasuk lansia dan ibu hamil, membutuhkan perlindungan lebih.
Kami Bergerak Bersama Masyarakat Terdampak
Sejak Juli 2026, Save the Children Indonesia telah mendukung masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Dukungan yang telah diberikan meliputi akses air untuk 9 desa, menjangkau 1.179 orang dari 238 keluarga, dengan total 21.600 liter air. Dua unit pompa air juga disediakan dan dimanfaatkan untuk membantu upaya pemadaman api.
Selain itu, sebanyak 1.533 masker telah disalurkan kepada masyarakat, terutama mereka yang terlibat dalam upaya pemadaman api di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Merauke.
Namun, ancaman karhutla dan dampaknya terhadap anak-anak belum berakhir.
Bantu Lindungi Anak-Anak dan Keluarga dari Dampak Karhutla
Save the Children Indonesia terus berupaya melindungi anak dan keluarga terdampak karhutla, tidak hanya dalam menghadapi kondisi darurat saat ini, tetapi juga untuk membantu mereka lebih siap menghadapi risiko serupa di masa mendatang.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kebutuhan anak dan masyarakat terdampak karhutla, termasuk:
• Penyediaan masker untuk anak dan orang dewasa di wilayah terdampak.
• Peningkatan akses air bersih di daerah yang terdampak kekeringan dan kebakaran hutan.
• Pengembangan sistem peringatan dini karhutla yang ramah anak agar informasi risiko dan langkah perlindungan dapat dipahami oleh anak dan keluarga.
• Peningkatan kesadaran mengenai kualitas udara, risiko paparan asap, dan langkah-langkah untuk mengurangi dampaknya.
• Dukungan psikososial bagi anak dan keluarga yang mengalami tekanan akibat situasi darurat.
• Penyediaan alat bermain dan buku bacaan agar anak tetap dapat bermain, belajar, dan beraktivitas dengan aman ketika harus berada di dalam ruangan.
• Sosialisasi Sekolah Lindung Asap untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan nyaman melalui modifikasi ruang kelas dan penggunaan teknologi filtrasi udara mandiri. Inisiatif ini dikembangkan oleh Tim KREASI Save the Children Indonesia bersama Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.
Melalui berbagai upaya tersebut, Save the Children Indonesia mendorong agar keselamatan dan hak anak tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, mulai dari respons darurat, pemulihan, hingga pengurangan risiko bencana di masa mendatang.
Saat Udara Tak Lagi Aman, Anak-Anak Membutuhkan Kita
Anak-anak tidak bisa memilih udara yang mereka hirup. Mereka juga tidak seharusnya kehilangan kesempatan untuk belajar, bermain, dan tumbuh dengan aman karena bencana.
Mari bantu anak-anak terdampak karhutla hari ini.

- Pastikan data yang Sahabat masukkan saat mengisi formulir pembayaran sudah benar.
- Hubungi WhatsApp care kami di tombol pojok kanan bawah atau melalui email ke membercare.id@savethechildren.org dengan format berikut:"
Hai saya (XX) ingin request e-certificate atas kontribusi saya." - Serta mohon lampirkan bukti pembayaran.
- Team Member Care kami siap membantu untuk memproses e-certificate maksimal 2x24 jam (jam kerja).