Seberapa penting Gizi Seimbang?
Kekurangan gizi dapat melemahkan sistem imun dan membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Sebaliknya, kelebihan gizi, terutama dari makanan instan, tinggi gula, dapat memicu peradangan serta gangguan metabolisme. Kedua kondisi ini bisa meningkatkan risiko kanker, diabetes, dan obesitas di masa depan.
Fakta menyedihkannya... survei Kesehatan Indonesia (2023) menunjukkan bahwa 19,7% anak usia 5-12 tahun mengalami kegemukan dan obesitas, sementara angka ini mencapai 16,2% pada anak usia 13-15 tahun.
Padahal, gizi seimbang bukan hanya tentang makan sehat, tapi juga perlindungan nyata bagi masa depan mereka.

Program kesehatan Save the Children untuk mengurangi risiko malnutrisi pada anak-anak Indonesia.
Save the Children telah bekerja melalui lebih dari 33 program dalam bidang pembangunan, humanitarian, kampanye, dan advokasi - tersebar di 23 provinsi, 117 kota/kabupaten, 595 kecamatan, dan 1.877 desa/kelurahan. Semuanya menjadi mungkin karena kontribusi Komunitas Pahlawan Anak.
Dampak nyata yang telah dicapai:



Mari jadi Pahlawan yang Membantu Mengurangi Risiko Malnutrisi pada Anak-anak Indonesia
Dengan kontribusi rutin, Sahabat bisa:
- Membantu anak-anak mendapatkan akses ke makanan sehat & bergizi seimbang.
- Mendukung edukasi gizi untuk keluarga kurang mampu.
- Menjadi bagian dari gerakan nasional mengurangi angka stunting.
Dapatkan e-Certificate setiap pemberian kontribusi minimal Rp150.000 di Save the Children Indonesia

Caranya mudah!
- Pastikan data yang kamu masukkan saat mengisi formulir pembayaran sudah benar.
- Hubungi Whatsapp care kami di tombol pojok kanan bawah atau melalui email ke membercare.id@savethechildren.org dengan format berikut:"Hai saya (XX) ingin request e-certificate atas kontribusi saya."
- Serta mohon lampirkan bukti pembayaran Anda.
Team Member Care kami siap membantu untuk memproses e-certificate anda maksimal 2x24 jam (office hour)
Sources:
(1) Jurnal.Identifikasi risiko malnutrisi dan evaluasi status nutrisi pasien kanker anak dengan pengobatan kemoterapi, Jurnal Gizi Klinik di Indonesia, Vol 15 No 4 - April 2019 (137-145), Agus Santosa1 , Sri Mulatsih2 , Susetyowati3
(2) https://web.rshs.go.id/cegah-kanker-dengan-pola-makan-yang-baik/
(3) http://rsuddrloekmonohadi.kuduskab.go.id/?p=1690
(4) https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20240418/1245316/berbagai-dampak-kelebihan-gula/
(6) Laporan Tahunan 2023 Yayasan Save the Children https://rspp.co.id/artikel-detail-661-Peran-Nutrisi-dalam-Pencegahan-dan-Pemulihan-Kanker.html